Pintu Lipat

Perhatikan Hal Berikut, Agar Pintu Lipat Bisa Dibuka Dengan Mudah

Sebagai bagian dari gaya interior minimalis, kini semakin diminati bentuk pintu yang dibuka dengan cara digeser atau sliding door. Bukaan bisa lebih lebar dan bagian pintu pun jadi lebih luas. Gaya pintu seperti ini jadi alternatif dekorasi yang buat ruangan jadi lebih lapang. Selain itu, pintu lipat dapat juga berfungsi sebagai partisi yang mudah dibuka untuk buat ruangan lebih lega dan ditutup untuk jadi room divider. 

Kendala Yang Sering Terjadi Pada Pintu Lipat Dan Solusinya

Kendala Yang Sering Terjadi Pada Pintu Lipat

Karena bentuknya yang tidak biasa maka cara bukanya pun berbeda. Selain itu kendala yang kerap munculpun perlu penanganan beda. Pintu lipat sering mengalami kendala dalam membuka dan menutup dikarenakan bentuknya yang dibuka secara dilipat-lipat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada masalah pintu lipat sebenarnya cukup mudah untuk diketahui dan diatasi.

1. Berjamur

Pintu kaca lipat berbahan kaca yang bisa mengundang jamur. Bentuknya seperti kerak berwarna keputihan dengan tekstur keras namun bila dipegang mudah berhamburan. Pintu terlihat kusam dan tidak cerah. Jamur menganggu ini banyak terbentuk pada sudut pintu, ataupun lapisan yang terlipat. Bahkan kadangkala muncul dibagian tengah kacanya. Solusinya adalah dengan memercikan air pada bagian yang ada jamur atau menyemrotnya dengan air. Pandangan anda melalui kaca akan kembali sebening biasanya. Pintu harus sering diperiksa dan dibersihkan, terutama bila posisinya di luar ruangan.

2. Bersuara saat dibuka

Selain bagian tengah pintu yang bisa berjamur, rangkanya juga perlu diperhatikan. Penahan pintu lipat biasanya memiliki bentuk khusus dengan bahan karet atau busa yang direkatkan. Perekatan sepanjang tepi pintu tersebut dapat bergeser atau bahkan copot. Hal tersebut menyebabkan karet yang seharusnya menjadi peredam suara dan bantalan agar tidak menimbulkan suara berisik saat pintu dibuka. Bila pintu lipat anda memiliki kendala seperti ini, hubungi tukang bangunan segera. Ada kemungkinan batalan karetnya menipis dan harus diganti. Membiarkannya terlalu lama anda akan mendengar suara berisik yang tak nyaman.

3. Susah dibuka

Kadangkala pintu tidak selalu bisa lancar dibuka. Terutama bila bentuknya panjang dan lebar. Jika pintu terasa ‘seret’ dan anda kesulitan membukanya, maka langsung perhatikan konstruksi pintunya. Awalnya periksa bagian bawah pintu dimana ada railing atau jalur yang menggerakan pintu. Bisa saja ada terbentuk kerak didalamnya dan membuat pintu sulit dibuka tutup. Cara membersihkannya sangat mudah sekali, cukup dengan membersihkan area bawah pintu maka pintu akan mudah dibuka kembali. Sebagai pemeliharaan jangkan panjang selalu tidak lupa memeriksa bagian roda pintu secara berkala dengan lap basah. Bahkan bila perlu gunakan pelumas di bagian roda agar selalu berfungsi dan berputar sempurna.

4. Sarang debu dan semut

Pintu lipat memiliki lebih banyak celah, bisa diatara lipatan pintu, pinggiran pintu atau bahkan bagian bawahnya yang biasanya memiliki roda dan jalur. Jadi kalau memersihkan pintu lipat harus melihat kesegala penjuru tersebut. Bisa saja ada semut atau serangga yang membuat sarang dibagian yang jarang dibersihkan. Terlebih lagi ada bantalan di bagian bawah pintu lipat yang juga harus dipastikan tidak ada semut yang berkumpul dilapisan bawahnya. Jika sering membersihkannya, maka bagian pintu akan bebas dari debu menumpuk atau jadi sarang serangga yang menganggu.

Menjaga dan merawat keawetan pintu lipat sebenarnya cukup mudah dan tidak merepotkan. Hanya perlu melakukannya dengan sering dan tidak menunggu waktu lama dan jadi semakin sulit membersihkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *